KATA
PENGANTAR
Puji
syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT. Karna atas rahmat, petunjuk, dan
izinnya jualah sehinggah penulisan makalah “BIOKIMIA” yang berjudul “VITAMIN”
dapat terselesaikan tepat pada waktunya.Dan tak lupa penulis kirimkan salam dan
sholawat atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Makalah
ini ditulis sebagai nilai penunjangatau nilai tambah dan sebagai dasar
pengetahuan mahasiswi tentang BIOKIMIA. Para penulis menemukan beberap
kesulitan-kesulitan, terutama disebabkan
oleh kurangnya sarana dan mutu referensi, tapi berjat kerjasama kelompok yang
baikmakalah ini dapat terselesaikan.
Penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam
menyelesaikan makalah ini terutama kepada dosen pembimbing mata kuliah ini dan
seluruh pihak-pihak yang lain. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah
ini sangat jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan seluruh mahasiswi serta
masyarakat yang sempat membaca makalah ini.
Bulukumba,
06 juli 2013
penulis
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………….i
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………..ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakng
masalah………………………………………………………………...1
B. Rumusan
masalah…………………………………………………………………….2
C. Tujuan
penulisan……………………………………………………………………...2
D. Manfaat
penulisan…………………………………………………………………..…2
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pengertian vitamin…………………………………………………………………...…3
B. Macam-macam vitamin…………………………………………………………….…..4
C. Fungsi vitamin…………………………………………………………………….…….8
D. Dampak kelebihan dan kekurangan
vitamin………………………………………..8
BAB
III PENUTUP
A. Kesimpula………………………………………………………………………………14
B. Saran………………………………………………………………………………… 14
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Dewasa
ini sering di perbincangkan macam, jenis, serta fungsi, bahkan sumber dari mana
vitamin itu diperoleh. Masyarakat awam yang belum mengerti tentng Vitamin
sering kali tidak memperhatikan pola makannya setiap hari bagi mereka yang
penting makan. Mereka tak menyadari akan bahaya kekurangan serta kelebihan
vitamin itu. Maka vitamin sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang karena
bila kekurangan bahkan kelebihan vitamin dampaknya sangat merugikan manusia itu
sendiri.
Vitamin
adalah sekelompok senyawaorganikamina berbobot molekul kecil yang
memiliki fungsi vital dalam metabolisme
setiap organisme,
yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Diketahui bahwa banyak vitamin yang
sama sekali tidak memiliki atom
N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia
yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini
digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.
Vitamin
ada 2 macam yaitu larut dalam lemak ( A,D,E dan K) serta vitamin yang larut
dalam air ( B kompleks dan C) yang masing-masing memiliki peranan penting. Buah-buahan dan sayuran terkenal memiliki kandungan vitamin
yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk tubuh. Asupan vitamin lain
dapat diperoleh melalui suplemen makanan.
Vitamin
memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat
kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu
penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika
kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme
di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh
senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A
maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak
boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.
B.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apakah pengertian vitamin?
2.
Bagaimanakah sejarah tentang vitamin?
3.
Apa saja jenis vitamin,fungsi, dan sumber vitamin diperoleh?
4.
Apa akibat dari kekurangan dan kelebihan vitamin?
C.
TUJUAN PENULISAN
Berdasarkan
Rumusan masalah di atas, penulisan makalah ini memilki tujuan sebagai berikut:
1.
Mengetahui pengertian vitamin.
2.
Mengetahui tentang sejarah vitamin.
3.
Mengetahui jenis vitamin dan sumber vitamin yang diperoleh.
4.
Mengetahui akibat dari kekurangan dan kelebihan vitamin.
D.
MANFAAT PENULISAN MAKALAH
Penulisan makalah ini di harapakan bermanfaat:
1. Bagi mahasiswa
Menambah
kajian dalam ilmu pangan dan kesehatan sebagi calon guru profesional dalam
proses belajar yang baik.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN VITAMIN
Vitamin
(bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik amina
berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap
organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.Nama ini berasal dari
gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina
(amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N),
karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak
vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi
(ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang
dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh
untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.
Terdapat
13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan
berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan
B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin
B12, dan folat).Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat
memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak
aktif.Oleh karena itu, tubuh memerlukan asupan vitamin yang berasal dari
makanan yang kita konsumsi. Buah-buahan dan sayuran terkenal memiliki kandungan
vitamin yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk tubuh. Asupan vitamin
lain dapat diperoleh melalui suplemen makanan.
Vitamin
memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat
kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu
penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika
kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu
karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan
ini dikenal dengan istilah avitaminosis.Contohnya adalah bila kita kekurangan
vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin
juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada
tubuh
B. MACAM VITAMIN
Secara
garis besar, vitamin dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu
vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak.Hanya terdapat
2 vitamin yang larut dalam air, yaitu B dan C, sedangkan vitamin lainnya, yaitu
vitamin A, D, E, dan K bersifat larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam
lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati.
Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat
dibutuhkan. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di
dalam tubuh, sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya
di dalam tubuh.
Berbeda
dengan vitamin yang larut dalam lemak, jenis vitamin larut dalam air hanya
dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama
aliran makanan. Saat suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh, vitamin yang
terlepas akan masuk ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh.
Apabila tidak dibutuhkan, vitamin ini akan segera dibuang tubuh
bersamaurin.Oleh karena hal inilah, tubuh membutuhkan asupan vitamin larut air
secara terus-menerus.
Vitamin yang larut dalam lemak:
1.
Vitamin A
Vitamin
A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam
pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai
salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini
juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh.Vitamin
ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara. Sumber
makanan yang banyak mengandung vitamin A, antara lain susu, ikan, sayur-sayuran
(terutama yang berwarna hijau dan kuning), dan juga buah-buahan (terutama yang
berwarna merah dan kuning, seperti cabai merah, wortel, pisang, dan pepaya).
2.
Vitamin D
Vitamin
D juga merupakan salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan
hewani, antara lain ikan, telur, susu, serta produk olahannya, sepertikeju.
Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah
tulang.Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi
tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari
(sinar ultraviolet).
3.
Vitamin E
Vitamin
E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh, mulai dari
jaringan kulit, mata, sel darah merah hingga hati.Selain itu, vitamin ini juga
dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara.Nilai kesehatan ini
terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawaantioksidan
alami.Vitamin E banyak ditemukan pada ikan, ayam, kuning telur, ragi, dan
minyak tumbuh-tumbuhan.
4.
Vitamin K
Vitamin
K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan
penutupan luka.Selain itu, vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk
mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat.Oleh karena itu, kita
perlu banyak mengonsumsi susu, kuning telur, dan sayuran segar yang merupakan
sumber vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh. Sel darah
merah, terbentuk sempurna oleh kontribusi vitamin B, C, dan E, serta asam
para-aminobenzoat.
Vitamin yang larut dalam air:
1.
Vitamin C
Vitamin
C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita.Di dalam
tubuh, vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan
protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong
lainnya.Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal
berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita.Terkait dengan
sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu
menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit
degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan.Selain itu, vitamin C berperan
dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam tubuh,
seperti otot.Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi
pendarahan dan memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme
patogen.Melalui mekanisme inilah vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran
tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis penyakit.Sumber vitamin C buah
jeruk, tomat, arbei, kangkung, kentang, cabai hijau, selada hijau, jambu biji.
2.
Vitamin B
Secara
umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh,
terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas.Hal ini terkait dengan
peranannya di dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat
meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber
energi.Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga
berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit). Sumber utama vitamin B
berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.
3.
Vitamin B1
Vitamin
B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin
yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu
mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas
sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga membantu proses metabolisme
protein danlemak. Sumber vitamin B1berasal dari
jantung, hati, ginjal, ber, ragi, gandum, kedelai, susu, kacang tanah
dan kacang-kacangan.
4.
Vitamin B2
Vitamin
B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia.Di
dalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzimflavin
mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida
(adenine dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi
energi bagi tubuh melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam
pembentukan molekul steroid, sel darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan
berbagai organ tubuh, seperti kulit, rambut, dan kuku.Sumber vitamin B2 banyak
ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, dan susu.
5.
Vitamin B3
Vitamin
B3 juga dikenal dengan istilah niasin.Vitamin ini berperan penting dalam
metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak,
danprotein. Di dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar dalam menjaga
kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo.
Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin
ini.Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada
makanan hewani, seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan. Akan
tetapi, terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin
ini dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang manis.
6.
Vitamin B5
Vitamin
B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh.Hal
ini menyebabkan vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme,
seperti dalam reaksi pemecahan nutrisi makanan, terutama lemak.Peranan lain
vitamin ini adalah menjaga komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan
otak dan memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon
tubuh.Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai jenis variasi makanan hewani,
mulai dari daging, susu, ginjal, dan hati hingga makanan nabati, seperti
sayuran hijau dan kacang hijau.
7.
Vitamin B6
Vitamin
B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang
esensial bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu
senyawa koenzim A yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur
sintesis asam lemak, seperti spingolipid dan fosfolipid. Selain itu, vitamin
ini juga berperan dalam metabolismenutrisi dan memproduksi antibodi sebagai
mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa asing yang berbahaya
bagi tubuh. Vitamin ini merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah
didapatkan karena vitamin ini banyak terdapat di dalam beras, jagung,
kacang-kacangan, daging, dan ikan
8.
Vitamin B12
Vitamin
B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi
oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman.Oleh karena itu, vegetarian sering
kali mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini.Vitamin
ini banyak berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga
termasuk dalam salah satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan
kesehatan sel saraf, pembentukkan molekul DNA dan RNA, pembentukkan platelet
darah.Telur, hati, dan daging merupakan sumber makanan yang baik untuk memenuhi
kebutuhan vitamin B12.
C. Fungsi vitamin secara umum:
Vitamin
berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolism energy, pertumbuhan, dan
pemeliharaan tubuh, pada umumnya sebagai koenzim.Sebagian besar koenzim
terdapat dalam bentuk apoenzim, yaitu vitamin yang terikat dengan
protein.Hingga sekarang fungsi biokimia beberapa jenis belum diketahui dengan
pasti.Konstribusi suatu makanan terhadap kandungan vitamin makanan sehari –
hari bergantung pada jumlah vitamin yang semula terdapat dalam makanan
tersebut, jumlah yang rusak pada saaat panen atau penyembelihan, penyimpanan,
pemrosesan dan pemasakan. Pada saat dan penyimpanan sejumlah vitamin akan
hilang, bergantung pada suhu, penyingkapan terhadap udara dan matahari, serta
lama disimpan akan semakin banyak vitamin yang hilang.
D.
Pengaruh kelebihan dan kekurangan vitamin:
Kekurangan
dan kelebihan Vitamin yang larut dalam lemak :
Kekurangan
|
Kelebihan
|
|
Vitamin A
|
kekurangan vitamin A menyebabkan
buta senja, pertumbuhan terhambat, kulit terganggu.
|
menyebabkan urine berwarna kuning,
kulit, muka,dan telapak tangan tangan kelihatan kuning. Menurunkan efesiensi
penggunaan vitamin E. gejala keracunan terjadi bila mengkonsumsi vitamin A
berlebihan. Pengaruh negatif keracunan vitamin A antara lain cepat lelah,
berkurang nafsu makan, sakit kepala, muntah, kerontokan rambut, kulit kering,
nyeri tulang dan pembesaran hati.
|
Vitamin D
|
kekurangan vitamin D menyebabkan
rakhitis pada anak.
Bila kadar vitamin D rendah maka
tubuh akan mengalami pertumbuhan kaki yang tidak normal, dimana betis kaki
akan membentuk huruf O dan X. Di samping itu, gigi akan mudah mengalami
kerusakan dan otot pun akan mengalami kekejangan. Penyakit lainnya adalah
osteomalasia, yaitu hilangnya unsur kalsium dan fosfor secara berlebihan di
dalam tulang. Penyakit ini biasanya ditemukan pada remaja, sedangkan pada
manula, penyakit yang dapat ditimbulkan adalah osteoporosis, yaitu kerapuhan
tulang akibatnya berkurangnya kepadatan tulang..
|
kelebihan
vitamin D berpengaruh negatif pada kesehatan dan menimbulkan keracunan,
kususnya bagi anak-anak. Kelebihan vitamin D menyebabkan kadar kalsium pada
darah dan urin meningkat. Pengerasan otot, dan ginjal pada gilirannya dapat
menyebabkan gangguan ginjal dan hipernensi.
Kelebihan
vitamin D dapat menyebabkan tubuh mengalami diare, berkurangnya berat badan,
muntah-muntah, dan dehidrasi berlebihan
|
kekurangan vitamin E menyebabkan
anemia.
kekurangan vitamin E dapat
menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal bagi tubuh, antara lain kemandulan
baik bagi pria maupun wanita. Selain itu, saraf dan otot akan mengalami
gangguan yang berkepanjangan.
|
kelebihan vitamin E dapat
menggangu vitamin D dan K, menurunkan kerja kelenjar tiroid. Dalam jangka
panjang, konsumsi mega dosis suplemen vitamin E dan A sintesis diduga kuat
akan menurunkan imunitas tubuh dan memicu pertumbuhan sel-sel tumor.
|
|
Vitamin
K
|
kekurangan
vitamin K menyebabkan hipotrombinemia dengan akibat masa pembekuan panjang.
Pendarahan yang tidak dapat diatasi pada bayi yang baru lahir.
|
pada
ibu-ibu hamil yang mengkonsumsi suplemen vitamin K sintesis berlebihan
cenderung melahirkan bayi yang mengalami gangguan hati.
|
Kekurangan
dan kelebihan Vitamin larut dalam air :
Jenis Vitamin
|
Kekurangan
|
Kelebihan
|
Vitamin
C
|
Kekurangan
vitamin C dapat menyebabkan pendarahan, gigi rontok, luka pada gusi, luka
sukar sembuh, tulang mudah patah. Akumulasi vitamin C yang berlebihan di
dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal, gangguan saluran pencernaan, dan
rusaknya sel darah merah.
|
kelebihan
vitamin C memicu pembentukan batu ginjal, hal tersebut didasarkan pada
tingginya kandungan asam urat pada urine orang yang mengkonsumsi vitamin C
lebih dari 400 mg/hari. Kelebihan vitamin C juga berakibat pada peningkatan
penyerapan berbagai mineral, termasuk mineral yang menjadi racun bagi tubuh
seperti merkuri.
|
Vitamin
B1
|
Tubuh
juga dapat mengalami beri-beri, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan
sistem saraf.
defisiensi
vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit kering dan
bersisik.
|
Vitamin
B kompleks, kelebihan vitamin B juga dikeluarkan melalui urine dan dapat
mengganggu fungsi ginjal. Meningkatkan kerja organ dan system metabolism
tubuh yang terlibat dalam proses produksi energy dan cenderung meningkatkan
glukosa darah dan radikal bebas. Kelebihan vitamin B3 dapat menyebabkan
peningkatan penggunaan glikogen otot, kulit panas dan gatal, gangguan denyut
jantung, gangguan ginjal dan diabetes. Kelebihan vitamin B6 dapat mengganggu
system saraf, seperti pada ujung jari tangan dan kaki. Bila terjadi
defisiensi vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit
kering dan bersisik.
|
Vitamin
B2
|
Defisiensinya
dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, kulit kering bersisik, mulut
kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.
|
Keilosis,
dermatitis, seboroika pada muka, lidah magenta, gangguan fungsional, dan
organic pada mata.
|
Vitamin
B5
|
Seperti
halnya vitamin B1 dan B2, defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit
pecah-pecah dan bersisik. Selain itu, gangguan lain yang akan diderita adalah
keram otot serta kesulitan untuk tidur.
|
|
Vitamin
B6
|
Kekurangan
vitamin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-pecah, keram otot,
dan insomnia.
|
|
Vitamin
B12
|
Kekurangan
vitamin ini akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), mudah lelah lesu, dan
iritasi kulit.
|
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian makalah ini, dapat disimpulkan :
Ø Terdapat 13 jenis vitamin yang
dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin
tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin,
asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat).
Ø vitamin dapat dibagi menjadi 5 era
penting. Disetiap era tersebut, terjadi suatu kemajuan besar terhadap senyawa
vitamin ini yang diakibatkan oleh adanya kemajuan teknologi dan ilmu
pengetahuan.
Ø Secara garis besar, vitamin dapat
dikelompokkan menjadi 2 kelompok besar, yaitu vitamin yang larut dalam air dan
vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di
dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati.vitamin larut dalam air hanya
dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama
aliran makanan.
Ø Kekurangan dan kelebihan Vitamin
yang larut dalam lemak ada baik dan buruknya tergantung konsumsi.
B. Saran
·
Dengan
makalah ini pembaca diharapkan dapat lebih mengerti tentang Vitamin baik dari
sumber, fungsi serta manfaatnya.
·
Semoga
pembaca mengetahui bahaya kekurangan serta kelebihan Vitamin bagi tubuh.
DAFTAR PUSTAKA
Yuniastuti, ari.2008.GIZI DAN KESEHATAN.Graha Ilmu :
Yogyakarta.
Almatsier,sunita.2009.PRINSIP DASAR ILMU GIZI. Gramedia
Pustaka Utama : Jakarta.
http://rafiistianto.blogspot.com/2012/07/makalah-vitamin.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar